ACEH JAYA – Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya Safwandi–Muslem D (Salem), capaian pembangunan manusia di Kabupaten Aceh Jaya menunjukkan perkembangan positif, Selasa (23/9).
Berdasarkan data yang diperoleh, sepanjang tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah tersebut meningkat menjadi 74,20, dari 73,40 pada tahun 2024.
Peningkatan sebesar 0,60 poin tersebut juga membuat capaian IPM Aceh Jaya melampaui target 2025 yang ditetapkan sebesar 73,67.
Tidak hanya IPM, indikator pembangunan syariah juga mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Syariah (IPS) Aceh Jaya naik dari 79,95 pada 2024 menjadi 82,65 pada 2025.
Capaian IPS tersebut meningkat 2,70 poin sekaligus melampaui target 2025 sebesar 82,00.
Kepala Bapperida Aceh Jaya, T. Khairullah, mengatakan peningkatan kedua indikator tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan pembangunan daerah.
“Peningkatan IPM menunjukkan adanya perkembangan dalam pembangunan manusia. Begitu juga dengan peningkatan Indeks Pembangunan Syariah yang menjadi bagian dari karakteristik pembangunan Aceh Jaya,” kata T. Khairullah.
Ia menjelaskan, capaian indikator makro tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi program pembangunan sekaligus menentukan arah kebijakan ke depan.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas manusia dan aspek pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah.
“Kedepan, capaian yang sudah baik ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Evaluasi terhadap indikator pembangunan menjadi penting agar kebijakan yang disusun semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Berdasarkan infografis Capaian Indikator Makro Pembangunan Aceh Jaya Tahun 2025, realisasi IPM mencapai 100,72 persen dari target, sedangkan IPS mencapai 100,79 persen dari target, (Adv).
Redaksi
- Penulis: Redaksi
- Sumber: Serambi/Pemkab Aceh Jaya
