Bupati Aceh Jaya Lakukan Penanaman Perdana Lahan Sawit Eks Kombatan di Teunom

ACEH JAYA – Bupati Aceh Jaya, Safwandi menghadiri acara kanduri dalam rangka tanam perdana kebun kelapa sawit bagi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Gampong Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (12/10).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyediaan lahan perkebunan bagi mantan kombatan GAM sekaligus mendorong pengembangan sektor perkebunan sebagai sumber penghidupan masyarakat.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, berharap pengelolaan kebun kelapa sawit tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan KPA Sagoe Teunom.

Menurutnya, keberadaan kebun sawit produktif diharapkan dapat mengurangi ketergantungan organisasi terhadap bantuan pemerintah maupun sumbangan para dermawan dalam memenuhi kebutuhan santunan, khususnya pada momentum tradisi meugang dan peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) setiap 4 Desember.

“Harapan kami, ke depan lahan ini bisa menjadi salah satu aset yang mendorong pelaksanaan kegiatan tersebut. Semoga kebun ini dijaga dan dipelihara dengan baik sehingga dapat tumbuh, berhasil, dan nantinya menghasilkan buah,” ujar Safwandi.

Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan kebun tersebut sangat bergantung pada komitmen bersama dalam menjaga dan merawat tanaman agar dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa produktif.

Dengan pengelolaan yang baik, kebun kelapa sawit KPA Sagoe Teunom diharapkan menjadi aset produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim syuhada dan korban konflik di Aceh Jaya.

“Langkah ini menjadi upaya nyata dalam membangun kemandirian organisasi melalui pengelolaan potensi ekonomi yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial masyarakat,” ucap Safwandi.

Sementara itu, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Teunom, Agus Ferdia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Aceh Jaya atas bantuan kebun sawit yang diperuntukkan bagi mantan kombatan GAM.

“Semoga apa yang ditanam hari ini akan sama-sama kita tuai di masa depan,” ujar Agus Ferdia.

Menurut Agus, untuk tahap awal, kebun sawit tersebut mencakup area seluas 10 hektare. Sementara itu, lahan tambahan akan digarap secara mandiri.

“Untuk sementara 10 hektare, sisanya akan kita garap sendiri,” pungkas Agus,(*).

Redaksi

  • Penulis: Redaksi
  • Sumber: Pemkab Aceh Jaya
Exit mobile version