ACEH JAYA – Jumlah penduduk di Kabupaten Aceh Jaya terus meningkat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Jaya menyebutkan hingga semester pertama tahun 2026 tercatat mencapai 103.181 jiwa yang tersebar di 9 kecamatan, Senin (12/10).
Disdukcapil setempat terus melakukan pendataan dan pemutakhiran data kependudukan untuk memastikan akurasi data masyarakat.
Data Disdukcapil Aceh Jaya menunjukkan, jumlah tersebut terdiri atas 52.172 jiwa laki-laki dan 51.009 jiwa perempuan. Dari 9 kecamatan tersebut, saat ini kecamatan Krueng Sabee menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak.
Bahkan berdasarkan rincian data semester pertama 2026, kecamatan Kecamatan Krueng Sabee menempati urutan pertama dengan 20.043 jiwa. Selanjutnya, Kecamatan Jaya sebanyak 16.395 jiwa dan Kecamatan Teunom 15.109 jiwa.
Kemudian, Kecamatan Setia Bakti tercatat memiliki 10.188 jiwa, Panga 9.407 jiwa, dan Sampoiniet 8.848 jiwa. Sementara itu, Kecamatan Indra Jaya memiliki 7.807 jiwa, Pasie Raya 7.702 jiwa, serta Darul Hikmah sebanyak 7.682 jiwa.
Kepala Disdukcapil Aceh Jaya, Saloma, mengatakan jumlah penduduk Aceh Jaya saat ini telah mencapai lebih dari 103 ribu jiwa. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 3.000 jiwa.
“Jumlah penduduk Aceh Jaya saat ini sudah mencapai 103 ribu jiwa. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penambahan sekitar 3.000 jiwa, dengan perkiraan rata-rata penambahan sekitar 1.000 jiwa setiap tahun,” kata Saloma.
Saloma menjelaskan, pendataan penduduk terus dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, pemerintah kecamatan, dan rumah sakit.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mendukung pemutakhiran data kependudukan, sehingga perubahan data masyarakat dapat tercatat dengan lebih baik.
“Untuk mengoptimalkan pendataan kependudukan, kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, pemerintah kecamatan, hingga rumah sakit,” pungkasnya, (Adv).
Redaksi
- Penulis: Redaksi
- Sumber: Pemkab Aceh Jaya
