Ferdy Sambo Masih Berseragam Dinas Usai Putusan Pecat, Polri Beri Penjelasan

Redaksi
Irjen Ferdy Sambo (bertopi cokelat). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Habakini | Jakarta – Irjen Ferdy Sambo masih mengenakan seragam dinas setelah Komite Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap dirinya. Polri pun memberi penjelasan soal hal tersebut.

“Bagi pati yang di-PTDH sesuai Keppres (Keputusan Presiden), Presiden yang mengangkat dan memberhentikan pati tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (26/8/2022). Hal itu disampaikan Dedi saat ditanya mengapa seragam Ferdy Sambo tak langsung dilepas setelah dijatuhi hukuman PTDH.

Ferdy Sambo langsung menyatakan banding atas putusan sidang etik yang memecatnya dari Polri. Menurut Polri, Sambo punya waktu tiga hari untuk mengajukan banding secara tertulis.

Sebelumnya, sidang KKEP terhadap eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo telah rampung. Ferdy Sambo resmi dipecat dari Polri.

Putusan itu disampaikan oleh pimpinan sidang Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri di Mabes Polri, Kamis (25/8). Ferdy Sambo terbukti melanggar kode etik.

“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” ujar Ahmad Dofiri.

Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua. Dia dijerat sebagai tersangka bersama empat orang lain, yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma’ruf.

Ferdy Sambo dkk dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP. Mereka terancam hukuman mati.

Sumber: detik.com