ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri, didampingi Ketua Baitul Mal Aceh Besar H Azwir dan Area Coordinator Islamic Relief, Yusrizal Puteh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Gampong Lam Siem dan Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Kamis (6/11/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Aceh Besar mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Islamic Relief, Baitul Mal, dan PT SBA atas dukungan dan kontribusinya.
“Bantuan ini merupakan rezeki dari Allah SWT. Selalu bersyukur dan terus bersyukur,” ujar Wabup Syukri.
Sementara itu, Koordinator Islamic Relief Indonesia, Yusrizal Puteh selaku lembaga kemanusiaan dan juga lembaga amil zakat nasional yang aktif dalam kerja kemanusian pembangunan sosial di Aceh, bersama Baitul Mal Aceh Besar serta PT Solusi Bangun Andalas (SBA), memulai pembangunan rumah bantuan bagi keluarga yatim dan dhuafa.
Tentunya, Program pembangunan rumah layak huni ini merupakan kolaborasi pendanaan berbasis zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui Islamic Relief dan Baitul Mal, serta dukungan dana CSR dari PT SBA.
”Untuk periode akhir tahun ini, Islamic Relief membangun total 6 unit rumah di Aceh Besar, yang tersebar di Kecamatan Blang Bintang 2 unit, Kecamatan Peukan Bada 2 unit, Kecamatan Lhoknga 1 unit, dan Kecamatan Leupung 1 unit.
Adapun setiap rumah dibangun dengan nilai Rp 92 juta, sudah termasuk perabotan rumah seperti kasur, lemari, dan perlengkapan dasar lainnya, serta biaya pendampingan tenaga teknis konstruksi yang memastikan proses pembangunan sesuai standar dan berkualitas baik.
Selain pembangunan fisik, Islamic Relief juga mengutamakan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Pekerja yang terlibat dalam pembangunan enam rumah ini berasal dari desa setempat, bahkan beberapa di antaranya adalah anggota keluarga penerima bantuan.
Yusrizal, menjelaskan,
“Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membuka peluang kerja. Selain mendapatkan rumah, proses ini memberi manfaat ekonomi bagi para pekerja yang mencari nafkah untuk keluarganya.” ujar Yusrizal Puteh
Sementara itu, salah satu penerima rumah M. Nur Zuriah menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada Islamic Relief dan Pemerintah Aceh Besar.
“Alhamdulillah, Saya dan keluarga saya bahagia dan bersyukur atas bantuan ini,” ungkapnya.
Kekinian, Program rumah layak huni yang dibangun bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga bentuk pemulihan martabat, penguatan ekonomi, dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat dan masyarakat sekitar.
Selain itu, Islamic Relief juga sedang membangun 50 unit rumah di Kota Lhokseumawe kolaborasi dan kerjasama dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Laziskahmi, Yayasan Abulyatama Indonesia Lhokseumawe, serta gampong ataupun domatur pribadi.
Di Aceh Utara juga sedang berjalan pembangunan 1 unit rumah di Kecamatan Cot Girek, kolaborasi dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara dan juga gampong.(*)
Pembangunan Rumah Layak Huni Kolaborasi Pendanaan di Aceh Besar Dimulai
