Dukung Pangan Lebih Maju, Kadis Pertanian Aceh Jaya Lepas 83 Personel Satgas

ACEH JAYA – Guna mewujudkan pertanian lebih maju dari tahun lalu, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya lepas 83 personel Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan yang kini resmi berstatus sebagai pegawai pemerintah pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

‎Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara serta pegawai di lingkungan dinas Pertanian yang berlangsung di halaman Kantor Dinas setempat, pada Senin (5/1/2026)

‎Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami, mengatakan bahwa apel awal tahun ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi, karena ditandai dengan adanya perubahan komposisi sumber daya manusia di lingkup Dinas Pertanian.

‎Tentunya, apel ini menjadi pembuka kegiatan kita di tahun ini. Dalam momen menyaksikan dinamika organisasi, ada penambahan pegawai dan juga pelepasan demi kemajuan pertanian.

‎”Sebanyak 82 PPPK paruh waktu bergabung bersama kita, sementara 83 personel Satgas Swasembada Pangan kini mengemban tugas sebagai pegawai Kementerian Pertanian,” ujar Dailami.

‎Oleh sebab itu, para Satgas Swasembada Pangan tersebut tidak lagi berada di bawah struktur Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami menegaskan bahwa hubungan kerja dan koordinasi tetap terjalin.

‎Menurutnya, keberhasilan pembangunan pertanian daerah selama ini tidak terlepas dari kontribusi besar Satgas Swasembada Pangan.

‎Ia mengakui tugas yang diemban para satgas cukup berat, namun dengan kerja sama dan kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi dengan lebih baik.

‎“Peran Satgas Swasembada Pangan sangat strategis dalam mendukung pertanian Aceh Jaya. Beban tugas yang besar akan terasa lebih ringan apabila dijalankan secara bersama-sama dan saling mendukung,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan yang sama, Dailami juga memberikan arahan kepada para PPPK paruh waktu yang baru bergabung agar mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab kerja secara maksimal.

‎Ia menekankan pentingnya disiplin, koordinasi, serta kerja satu komando dalam mencapai target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh dinas maupun Kementerian Pertanian.

‎“Keluarga besar Dinas Pertanian Aceh Jaya, PPPK paruh waktu memiliki peran penting ke depan. Seluruh tugas pokok harus dilaksanakan secara terarah, terkoordinasi, serta bersinergi antara penyuluh dan pegawai dinas demi mewujudkan pertanian Aceh Jaya yang lebih maju,” tutup Dailami,(Adv)

Exit mobile version