SMP Darun Nizham Sukses Kampanye Inovasi SANTANA di 2 Kabupaten

Redaksi

ACEH JAYA – SMP Darun Nizham sukses menggelar ajang bergengsi bertajuk “Kejuaraan Kemitraan SANTANA (Sekolah Aman Tangguh Bencana)” tingkat menengah pertama yang melibatkan sekolah-sekolah dari Kabupaten Aceh Jaya dan Kabupaten Aceh Barat, Kamis (15/1/2026)

‎Kepala SMPS  Darun Nizham, Ridwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari visi besar sekolah dalam menjaga keselamatan generasi bangsa.

‎Menurutnya, program SANTANA lahir dari sejarah panjang sekolah yang kerap berhadapan dengan bencana banjir, namun kini bertransformasi menjadi pusat pembelajaran kesiapsiagaan.

‎Tentunya, perhelatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah simpul penguat bagi sekolah-sekolah di pesisir barat Aceh untuk bangkit dan siaga menghadapi tantangan alam.

‎Oleh sebab itu, kompetisi berlangsung sengit namun penuh kekeluargaan, tuan rumah SMP Darun Nizham berhasil mengukuhkan dominasinya dengan keluar sebagai Juara Umum Pertama.

‎Kemudian disusul oleh SMP Negeri 2 Arongan Lambalek dari Aceh Barat yang meraih predikat Juara Umum Kedua, sementara SMP Swasta Islam Terpadu Nurul Huda Panga  harus puas menduduki posisi Juara Umum Ketiga.

‎”Bentuk kampanye konkret kami untuk mewujudkan Sekolah Aman Tangguh Bencana. Kami tidak ingin cuma bergerak sendiri, kami menjalin kemitraan strategis lintas sektor dan lintas kabupaten agar kesiapsiagaan ini menjadi budaya kolektif, bukan sekadar teori di buku pelajaran,” ujar Ridwan.

‎Ia juga menekankan bahwa pasca-tsunami dan bencana banjir tahunan di Aceh, sinergi antar lembaga pendidikan menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko.

‎Sementara itu, ketua Panitia Pelaksana, Sulaiman mengatakan bahwa kejuaraan ini dirancang sebagai wadah transfer pengetahuan.

‎”Agar pengembangan inovasi SANTANA ke berbagai sekolah mitra strategis. Kami ingin inovasi yang kami miliki di SMP Darun Nizham dapat diadopsi dan diadaptasi oleh sekolah-sekolah yang lain, sehingga lahir ‘SANTANA-SANTANA’ baru di seluruh Aceh,” ungkapnya.

‎Kepala SMP Negeri 2 Arongan Lambalek, Yulia Adanan dalam sambutannya mengatakan ia tak mampu membendung rasa kagum atas penyambutan yang luar biasa dari seluruh keluarga besar SMP Darun Nizham.

‎Sejak rombongan tiba, mereka disambut dengan yel-yel kesiapsiagaan dan keramahan luar biasa dari para siswa serta dewan guru.

‎”Ini adalah pengalaman yang spektakuler. Kami tidak hanya datang untuk berlomba, tetapi kami pulang membawa saudara baru. Kami sangat mengapresiasi undangan kemitraan strategis ini,” tutur Yulia penuh haru.

‎Adapun puncak dari acara tersebut dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan piagam kemitraan “Sekolah Bersaudara” (Sister School).

‎Tentunya, kerja sama ini mencakup komitmen bersama dalam pertukaran modul pendidikan kebencanaan, pelatihan simulasi bersama, dan penguatan literasi mitigasi bencana di lingkungan sekolah.

‎”Terendam lumpur banjir”, melainkan mercusuar inovasi yang siap memandu sekolah-sekolah lain menuju masa depan yang lebih aman dan tangguh.

‎”Kejuaraan kemitraan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi Aceh yang cerdas, tanggap, dan berani menghadapi tantangan alam di masa depan,” katanya.**

Penulis : Aswar
Editor : Redaksi