Bikin Resah, Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tertipkan Pencari Sumbangan Berkedok Dayah

ACEH JAYA – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Jaya meningkatkan intensitas patroli, pengawasan dan razia di seluruh wilayah kabupaten. Kamis (22/1/2026). Patroli itu dilakukan untuk menjaga ketertiban umum menjelang bulan suci Ramadhan.

‎Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Jaya, Lukman Hakim melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat, Hamdani menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak laporan masyarakat terkait maraknya aksi peminta-minta yang mengatasnamakan sumbangan untuk anak yatim atau dayah terutama menjelang Ramadhan.

Berdasarkan informasi, banyak dari mereka tidak memiliki izin, tidak jelas asal-usul lembaganya, dan cenderung meresahkan masyarakat, pelaku usaha serta pengguna jalan.

‎“Menjelang Ramadhan, biasanya aktivitas meminta sumbangan dengan berbagai modus semakin marak. Kami ingin pastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan momen bulan suci ini untuk kepentingan pribadi dengan berpura-pura membawa nama anak yatim-piatu atau Dayah atau Pesantren. Jika kedapatan, Satpol PP akan tindak tegas sesuai aturan,” ujar Hamdani.

‎Oleh sebab itu, patroli pengawasan dan penertiban, petugas menyasar sejumlah titik keramaian seperti pasar, warung kuliner, area publik, hingga tempat destinasi wisata di Kecamatan Krueng Sabee dan Kecamatan Panga.

‎Ia menjelaskan, pada hari ini petugas mencegat satu orang peminta-minta atau pencari sumbangan berinisial AH berasal dari Aceh Utara. Ketika dicegat oleh petugas, yang bersangkutan banyak berdalih dan tidak bisa memberikan jawaban yang jelas terkait dengan lembaganya serta pemanfaatan sumbangan didapat, malah dia mengaku telah mengikat kontrak sebesar Rp1 juta dengan salah seorang yang disebut Tengku dan tertera dalam dokumen yang dibawanya.

‎Sementara hasil sumbangan yang dia lakukan dengan cara berpindah-pindah tempat sepenuhnya dimanfaatkan untuk keperluan dia sendiri dan hasil sumbangan yang didapatkan juga bervariasi.

“‎Satpol PP melakukan pendekatan persuasif dan humanis dengan memberikan pemahaman, pembinaan kepada AH tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya dan meminta untuk menandatangani surat pernyataan, serta diminta untuk segera kembali ke tempat asalnya,” terangnya

‎Satpol PP Aceh Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyalurkan donasi atau memberikan sedekah. Jika ingin bersedekah atau membantu anak yatim-piatu atau dayah atau pesantren, disarankan untuk memilih lembaga resmi yang terdaftar dan memiliki legalitas yang jelas.

‎“Kami berharap masyarakat bisa ikut berperan. Bila menemukan aktivitas peminta-minta atau pencari sumbangan yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas kami agar bisa ditindaklanjuti,” tambah Hamdani.

‎”Dengan patroli dan pengawasan yang ketat, Satpol PP Aceh Jaya berharap suasana menjelang dan menyambut Ramadhan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh masyarakat,”ucapnya,**

Exit mobile version