ACEH JAYA – Muhammad Sa’at (54) seorang pria paruh baya di Desa Monmata Kecamatan Krueng Sabee rela basah-basahan tiap hari demi memetik sayuran di sungai hingga semak belukar, Selasa (3/2/2026).
Hal itu dilakukan Sa’at demi memenuhi kebutuhan keluarganya yang makin hari kebutuhan rumah tangga makin meningkat. Saat ini, Sa’at berjuang demi memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menghidupi istri serta 3 anaknya.
“Sayuran yang saya petik seperti kangkung dan pakis, karena itu yang masih banyak tumbuh liar dilahan kosong warga,” kata Sa’at saat dijumpai habakini.com
Sa’at juga menjelaskan jika ia tidak bisa kerja berat lagi setelah sembuh dari strok beberapa bulan lalu, sehingga ia rela tiap hari basah-bahan untuk mencari pakis dan rumput di persawahan dan sungai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
“Tiap hari saya pergi cari pakis dan kangkung untuk dijual ke pasar. Kadang sehari bisa dapat Rp60 ribu kadang Rp50 ribu,” ungkapnya.
”Dulu kendalanya kalau musim banjir aja gak bisa cari kangkung, tapi saat ini sayuran yang tumbuh liar juga semakin menipis, bingung nanti harus cari dimana lagi,” ucapnya,(*)
