LHOKSEUMAWE – Yayasan Islamic Relief Indonesia, didampingi Baitul Mal Kota Lhokseumawe, menyerahkan 20 paket pompa air lengkap dengan instalasi pipa, perlengkapan pendukung, dan bak penampungan air kepada 20 penerima manfaat Rumah Layak Huni Tahan Gempa (RLHTG) Program HORPF-4 di Kantor Sekretariat Islamic Relief Indonesia, Desa Baloi, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Rabu (26/8).
Bantuan ini merupakan bagian dari dukungan tambahan bagi para penerima manfaat rumah layak huni tahan gempa Program HORPF-4, khususnya keluarga yang terdampak bencana banjir pada tahun 2025. Selain mendapatkan rumah yang layak dan tahan gempa, para penerima manfaat juga memperoleh sarana pendukung untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga rumah yang ditempati dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi seluruh anggota keluarga.
Penyerahan bantuan turut didampingi oleh Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. H. Damanhur Abbas, bersama Anggota Badan Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Munawir dan Jumiati.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Damanhur Abbas mengingatkan seluruh penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan bantuan yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya serta tidak memperjualbelikannya.
“Saya berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bantuan yang diterima jangan dijual, karena bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sampaikan juga kepada masyarakat bahwa untuk mendapatkan rumah melalui program Islamic Relief tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada nepotisme dan tidak ada biaya tersembunyi. Hal ini menunjukkan profesionalisme, transparansi, dan kejujuran Islamic Relief dalam mengelola dana zakat serta menyalurkannya kepada mereka yang berhak,” ujar Damanhur Abbas.
Menurutnya, pengelolaan dana zakat yang amanah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan rumah, tetapi juga melalui upaya memastikan bahwa penerima manfaat memperoleh berbagai kebutuhan pendukung yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Kami sangat bersyukur melihat profesionalisme Islamic Relief dalam mengelola amanah dana zakat. Ketika terdapat efisiensi atau dana yang dapat dialokasikan kembali, manfaatnya dikembalikan kepada para penerima dalam berbagai bentuk kebutuhan, termasuk perlengkapan rumah dan kebutuhan lainnya. Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan salah satu bentuk nyata dari hal tersebut,” lanjutnya.
Damanhur menjelaskan bahwa bantuan pompa air, pipa, perlengkapan pendukung, dan bak penampungan air tersebut juga merupakan bagian dari hasil dukungan dan kerja sama dengan PLN Lhokseumawe.
“Dalam program ini, biaya pemasangan dan penyediaan meteran listrik diberikan secara gratis kepada para penerima manfaat melalui dukungan PLN. Dengan adanya dukungan tersebut, alokasi dana yang sebelumnya direncanakan untuk kebutuhan meteran listrik dapat dialihkan untuk memberikan manfaat tambahan kepada penerima manfaat dalam bentuk pompa air, pipa lengkap dengan perlengkapannya, serta bak penampungan air yang hari ini kita serahkan kepada 20 penerima rumah layak huni Program HORPF-4,” jelasnya.
Tentunya, ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
“Amanah ini harus terus dijaga. Bukan hanya barangnya, tetapi juga akhlaknya. Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan baik, bersyukur atas nikmat yang diberikan, meningkatkan ibadah, serta terus menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh keluarga penerima,” pesan Damanhur.
Sementara itu, Area Koordinator Aceh Yayasan Islamic Relief Indonesia, Yusrizal Puteh, menyampaikan bahwa penyerahan paket pompa air merupakan bentuk komitmen Islamic Relief Indonesia untuk memastikan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak berhenti pada pembangunan rumah semata.
“Islamic Relief Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa para penerima manfaat tidak hanya memiliki rumah yang layak dan tahan terhadap gempa, tetapi juga mendapatkan fasilitas pendukung yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Bantuan pompa air, pipa, dan bak penampungan air ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan air bersih di rumah mereka.
Islamic Relief Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa para penerima manfaat tidak hanya memiliki rumah yang layak dan tahan terhadap gempa, tetapi juga mendapatkan fasilitas pendukung yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Bantuan pompa air, pipa, dan bak penampungan air ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan air bersih di rumah mereka,” ujar Yusrizal.
Ia menambahkan bahwa seluruh proses pelaksanaan program dan pemberian bantuan dilakukan dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, profesionalisme, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Islamic Relief Indonesia akan terus berupaya memastikan bahwa setiap dukungan dari para mitra dan donatur dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga yang terdampak bencana,” tambahnya.
Penyerahan 20 paket pompa air lengkap dengan instalasi pipa, perlengkapan pendukung, dan bak penampungan air tersebut menjadi pelengkap bantuan bagi 20 penerima Rumah Layak Huni Tahan Gempa Program HORPF-4.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara Islamic Relief Indonesia, Baitul Mal Kota Lhokseumawe, PLN Lhokseumawe, serta berbagai pihak terkait dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Melalui bantuan tersebut, diharapkan para penerima manfaat dapat menempati rumah dengan lebih nyaman, aman, serta memiliki akses terhadap fasilitas dasar yang semakin memadai. Program ini juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana zakat dan bantuan kemanusiaan secara profesional, transparan, amanah, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat yang membutuhkan.(*)
Islamic Relief Indonesian Serahkan 20 Pompa Air kepada RLHTG di Lhokseumawe














