Umum  

Islamic Relief Indonesia Gelar Pertemuan Tahunan bersama Anak Yatim dan Pengasuh

Aswar

ACEH BARAT – Islamic Relief Indonesia kembali mengadakan pertemuan tahunan dengan para pengasuh dan anak yatim penerima manfaat Orphan Sponsorship Program (OSP), menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, membangun komunikasi, serta memberikan pembinaan kepada keluarga penerima manfaat program bantuan rutin. Minggu (9/11/2025)

‎Pertemuan yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Yusrizal, Sponsorship Coordinator sekaligus Area Coordinator Islamic Relief Indonesia untuk wilayah Aceh.

‎Dalam kesempatan itu, Yusrizal memberikan motivasi kepada para pengasuh untuk terus mendampingi dan membimbing anak-anak yatim dengan penuh kasih dan kesungguhan.

‎ “Mereka adalah amanah. Bukan hanya amanah dari program ini, tetapi amanah dari Allah. Tugas kitalah menjaga dan membimbing mereka menuju masa depan yang gemilang,” tegas Yusrizal di hadapan para pengasuh.

‎Ia juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi para pengasuh. Mereka didorong untuk memanfaatkan waktu dan kemampuan yang dimiliki untuk membuka usaha maupun menambah penghasilan, sehingga kebutuhan hidup anak dan keluarga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

‎“Selagi masih muda dan mampu bekerja, mari berusaha membangun kemandirian. Kita mungkin tidak selamanya kuat, sementara masa depan anak-anak terus berjalan dan membutuhkan kesiapan kita mulai sekarang,” tambahnya.

‎Selama July hingga November tahun ini, Yusrizal telah mengunjungi dan bertemu langsung dengan pengasuh dan anak yatim di seluruh wilayah implementasi. Ia memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak.

‎Adapun Orphan Sponsorship Program (OSP) Islamic Relief Indonesia telah menyentuh ribuan kehidupan anak yatim di Indonesia. Program ini, tersebar di empat provinsi, yaitu:

‎- Nusa Tenggara Barat
‎- Sulawesi Tengah
‎- Jawa Barat (Cianjur), dan
‎- Aceh

‎Khusus wilayah Aceh, penerima manfaat berada di empat kabupaten/kota: Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, dan Aceh Barat, yang telah dimulai sejak tajun 2005 pasca bencana gempa bumi dan tsunami Aceh.

‎Secara nasional, program ini telah mendukung lebih 3.000 anak yatim, dan untuk Aceh data perhari ini ada 500 anak yatim yang masih dalam dukungan sponsor melalui orphan sponsorship program, ini.

‎Bantuan ini diberikan secara berkelanjutan hingga anak berusia 18 tahun, tentunya selama mereka tetap bersekolah. Program ini bukan hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga pembinaan, pemantauan pendidikan, dan pendampingan keluarga.

‎Sebagai lembaga amil zakat yang resmi terdaftar, Islamic Relief Indonesia menerima zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat dalam negeri dan luar negeri.

‎Tentunya, amanah tersebut digunakan untuk membantu meringankan beban hidup anak yatim dan keluarga, mendukung keberlanjutan pendidikan mereka, Memperkuat kemandirian keluarga melalui program pemberdayaan, dan banyak program lainnya yang tentunya bertujuan mengangkat harkat dan martabat mereka yang membutuhkan

‎ “Saat kita membantu anak yatim dan keluarganya, kita bukan hanya meringankan hari ini, tetapi sedang menyiapkan masa depan sebuah generasi.”

‎Untuk itu, Islamic Relief Indonesia mengajak para dermawan, lembaga, dan masyarakat luas untuk menjadi bagian dari perjalanan perubahan ini. Uluran tangan Anda dapat membuka pintu pendidikan, kemandirian, serta harapan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

‎”Saat kita membantu satu anak, kita sedang menyalakan cahaya di masa depan. Mari menjadi alasan mereka tersenyum dan berani bermimpi,” terang Yusrizal Puteh,(*)

Penulis : Aswar
Editor : Redaksi