ACEH JAYA – Bupati Aceh Jaya, Safwandi meminta masyarakat yang masuk dalam katagori desil 8, 9 dan 10 untuk tidak panik terhadap layanan kesehatan gratis melalui program Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA). Pasalnya, pemerintah sudah mencari soluasi alternatif untuk persoalan tersebut.
”Pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Aceh Jaya. Biarpun hari ini JKRA hanya menanggung masyarakat kategori desil 6 dan 7,” kata Safwandi di Calang, Senin (11/5).
Untuk itu, bagi masyarakat yang mau berobat baik ke Puskesmas maupun ke RSUD dipastikan akan tetap mendapat pelayanan sebagaimana mestinya.
Safwandi juga mengungkapkan jika Pemkab Aceh Jaya telah mengambil langkah konkret agar masyarakat tetap mudah mendapatkan akses layanan kesehatan gratis, walaupun perbedaan desilnya.
“Bagi masyarakat yang desil 8, 9 dan 10, kami imbau segera perbaharui data di Disdukcapil Aceh Jaya karena kita sudah menyiapkan anggaran untuk memudahkan administrasi perubahan desil tersebut,” terangnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Aceh Jaya. Salah satunya dengan mengalokasikan anggaran untuk perubahan desil masyarakat, agar pelayanan kesehatan gratis tetap dapat dinikmati masyarakat Aceh Jaya
”Pemerintah daerah telah lebih dulu menyiapkan langkah antisipasi sejak munculnya wacana penerapan kebijakan pelayanan kesehatan gratis JKA berdasarkan kategori desil tertentu,”pungkasnya,(*)














