ACEH JAYA – Bentuk kepedulian dan respons cepat Polri terhadap bencana alam yang melanda masyarakat, Kapolres Aceh Jaya bersama Wakapolres dan Kabag Ops turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) banjir untuk monitoring ke sejumlah gampong terdampak banjir akibat meningkatnya debit air dan meluapnya Krueng Teunom di Kecamatan Teunom dan Kecamatan Pasie Raya, Minggu (1/11).
Adapun monitoring yang tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, memantau perkembangan genangan air, serta memastikan kesiapsiagaan personel kepolisian dalam membantu warga yang terdampak bencana.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, banjir telah berdampak terhadap 9 gampong dengan total 532 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan.
Di Kecamatan Teunom, tercatat sebanyak 254 KK terdampak, meliputi Gampong Pasi Geulima sebanyak 107 KK, Gampong Pasi Timon 135 KK, dan Gampong Blang Baro sebanyak 12 KK.
Sementara itu, di Kecamatan Pasie Raya, banjir berdampak terhadap 278 KK yang tersebar di enam gampong, yakni Gampong Pulo Tinggi sebanyak 115 KK, Pasi Teubee 55 KK, Timpleung 41 KK, Krueng Beukah 27 KK, Tuwi Kareung 22 KK, serta Lhok Guci sebanyak 18 KK.
Baca juga: Diguyur Hujan Sejak Sabtu Malam, 10 Gampong di Aceh Jaya Terdampak Banjir
Dari hasil monitoring di lapangan, ketinggian air yang menggenangi badan jalan berkisar antara 10 hingga 45 sentimeter. Sementara itu, genangan air di sejumlah rumah warga dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter.
Tidak hanya menggenangi permukiman dan akses jalan masyarakat, banjir juga berdampak terhadap jaringan kelistrikan. Sejumlah kabel listrik pada gardu milik PLN dilaporkan terendam air sehingga pihak PLN melakukan pemadaman aliran listrik di wilayah Kecamatan Pasie Raya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi korsleting dan gangguan kelistrikan.
Kondisi tersebut turut berdampak pada jaringan telekomunikasi masyarakat. Akibatnya, komunikasi dan pengumpulan informasi dari sejumlah gampong terdampak mengalami hambatan. Pendataan terbaru mengenai jumlah kepala keluarga, jiwa, serta rumah yang terendam masih terus dilakukan dan belum dapat diperbarui secara menyeluruh.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Jaya bersama Wakapolres dan Kabag Ops turut mengecek kondisi permukiman warga, akses jalan, serta fasilitas umum guna memastikan situasi terkini dan mengidentifikasi kebutuhan penanganan di wilayah terdampak.
Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian Polri, khususnya dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.
Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama. Karena itu, personel di lapangan diminta untuk terus memantau perkembangan situasi, membantu warga yang membutuhkan pertolongan, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.
”Polri hadir untuk masyarakat. Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan banjir dan memastikan personel siap memberikan bantuan kepada warga terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai dan wilayah dataran rendah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Polsek Teunom terus mengintensifkan pemantauan debit air Sungai Krueng Teunom serta perkembangan kondisi di sembilan gampong terdampak. Koordinasi juga dilakukan bersama unsur Forkopimcam, BPBK Aceh Jaya, pemerintah gampong, pihak PLN, dan instansi terkait guna mempercepat langkah penanganan bencana.
Meski kondisi cuaca di wilayah hukum Polsek Teunom saat pemantauan terpantau cerah dan berawan, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, peningkatan debit air Sungai Krueng Teunom diduga dipengaruhi tingginya intensitas hujan di wilayah hulu, khususnya kawasan Krueng Tangse, Kabupaten Pidie, yang masih berada dalam satu aliran sungai.
Apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi di kawasan hulu, debit air berpotensi meningkat dan menyebabkan genangan meluas ke permukiman maupun mengganggu akses transportasi masyarakat.
Selain itu, Polres Aceh Jaya juga terus mengoptimalkan kesiapsiagaan personel, khususnya jajaran Polsek Teunom dan Bhabinkamtibmas, untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi warga apabila kondisi banjir semakin meningkat.
Melalui langkah monitoring dan koordinasi lintas instansi tersebut, Polres Aceh Jaya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, memastikan perkembangan situasi bencana terpantau, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, (*).
Redaksi
- Penulis: Aswar
- Editor: Redaksi














