LSM dan Tokoh Adat Aceh Jaya Tolak Penjabat Bupati dari Luar

Redaksi
Ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani.

Habakini | Aceh Jaya – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli, Abdo Rani meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia supaya memberikan kepercayaan kepada putra Aceh Jaya untuk memimpin Aceh Jaya.

Pasalnya, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya sudah dua kali mengusulkan putra Aceh Jaya untuk ditunjuk sebagai Penjabat Bupati setempat namun tetap diabaikan.

“Pemilu harus dikawal dan dijamin keamanan oleh semua pihak, sehingga pelaksanaan Pimilu di Aceh Jaya dapat berjalan dengan aman dan sukses,” kata Abdo Rani di Calang, Selasa, 26 Desember 2023.

Baca juga: Sekda Aceh Jaya Ditunjuk Menjadi Plh Bupati, DPRK: Kami Minta Jadi Pj Bupati

Oleh sebab itu, jangan sampai kondisi yang sedang kondusif malah terganggu oleh kebijakan Mendagri yang tidak memihak kepada masyarakat Aceh Jaya.

Abdo Rani juga menyampaikan bahwa permintaan masyarakat untuk ditunjuk putra Aceh Jaya sebagai Pj Bupati bukan tampa dasar. Apalagi Aceh Jaya saat ini sangat jauh tertinggal dari pada Kabupaten tetangga.

“Sudah cukup kegaduhan dimasyarakat selama Aceh Jaya dipimpin oleh orang luar yang tidak paham kultur, budaya serta sosio kemasyarakatan Aceh Jaya,” ucap Abdo.

Dan kami menilai hanya sosok Teuku Reza Fahlevi yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ditinggalkan oleh Pj sebelumnya, baik itu Bumdesma, KUR untk Rakyat Kecil, Program TORA dab tentunya penyelenggaran Pemilu yang damai dan lancar.

“Coba dilihat berapa jumlah defisit anggaran dan PAD Aceh Jaya, harusnya Penjabat Bupati berani melalukan terobosan untuk bangkit dari keterpurukan,” ungkapnya.

“Kami masyarakat sangat berharap agar Pj Bupati Aceh Jaya dijabat oleh putra Aceh Jaya, dan ini merupakan permintaan masyarakat Aceh Jaya kali ketiga,” tegasnya.

Baca juga: KNPI Nilai Putra Daerah Layak Jadi Penjabat Bupati Aceh Jaya

Secara terpisah, Ketua MAA (Majelis Adat Aceh) Aceh Jaya, Anwar Ibrahim menyampaikan hal yang sama, dan berharap Pemrintah Pusat bisa melihat kepentingan rakyat bawah serta agar lebih memahami kultur daerahnya.

“Tentu kami berkeyakinan Mendagri dapat mengambil keputusan untuk menunjuk putra Aceh Jaya sebagai Pj Bupati agar lebih memahami kultur Daerah,” ucap Anwar.

“Peran penting Putra daerah dalam memahami segala permasalahan dengan menjunjung tinggi kearifan lokal akan menciptakan kedamaian dan ketentramam dimasyarakat,” pungkasnya, [].

Penulis : Redaksi
Editor : Redaktur