Umum  

Gampong Suka Damai Juarai Lomba Hias Desa Kodim 0103 Aceh Utara

Redaksi

ACEH UTARA – Semangat gotong royong dan kreativitas warga mengantarkan Gampong Suka Damai, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, meraih juara pertama dalam lomba hias desa Merah Putih yang digelar Kodim 0103 Aceh Utara.

Berada di kawasan pedalaman, warga Suka Damai memanfaatkan bambu sebagai bahan utama untuk menghias lingkungan gampong. Berbagai ornamen dibuat secara swadaya melalui gotong royong, mulai dari gapura hingga jalan-jalan gampong.

Keuchik Suka Damai, Zulfikar Fauzi, mengatakan lomba tersebut bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan masyarakat.

“Untuk menyemangati mereka bergotong royong, kami adakan lomba lorong terlebih dahulu. Sehingga masyarakat semangat untuk menghias gampong,” tutur Zulfikar, Kamis (3/9).

Menurutnya, bambu dipilih karena mudah ditemukan di sekitar gampong, biaya yang dibutuhkan relatif rendah, sekaligus memberi ruang bagi warga untuk berkreasi. Berbagai ornamen dibuat, termasuk simbol Garuda yang menghiasi lingkungan desa.

Kata Zulfikar, budaya gotong royong telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Suka Damai. Karena itu, hadiah juara pertama sebesar Rp50 juta akan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat.

“Pertama kami salurkan kembali ke setiap lorong, kemudian kami adakan kegiatan Maulid dan lomba pengajian. Tentunya untuk membangun desa menjadi lebih baik lagi,” ujar Zulfikar

Sementara itu, Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, mengatakan lomba Gampong Merah Putih digelar untuk membangkitkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap desa. Sekitar 920 desa di Aceh Utara, Lhokseumawe dan sekitarnya mengikuti kegiatan tersebut.

Total hadiah yang disediakan mencapai Rp100 juta, dengan rincian Rp50 juta untuk juara pertama, Rp30 juta untuk juara kedua, dan Rp20 juta untuk juara ketiga.

Faisal berharap hadiah tersebut tidak hanya digunakan untuk perayaan, tetapi memberikan manfaat bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat. Ia juga berharap semangat gotong royong terus dipertahankan meski perlombaan telah berakhir.

“Saya harapkan ke depan masyarakat bisa meningkatkan kegiatan gotong royong di desa sendiri. Karena dengan semangat gotong royong ini, dari hal yang tidak mungkin menjadi mungkin,” kata Faisal,(*).