JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri melakukan pertemuan silaturahmi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah di Jakarta pada Senin (30/3). Pada pertemuan tersebut fokus pembahasan pada kondisi bangsa saat ini serta pentingnya penyediaan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat pesisir terutama nelayan.
Dalam kapasitasnya sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemajuan daerah pemilihannya sekaligus menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia secara umum, terutama di sektor kelautan dan perikanan.
Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi maritim nasional.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Rokhmin juga memfasilitasi pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pertemuan ini membahas rencana pembangunan permukiman nelayan di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh.
Rencana ini diharapkan dapat mendukung implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun mendatang.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menyinergikan kebutuhan daerah dengan dukungan kebijakan pemerintah pusat. Pembangunan permukiman nelayan di Aceh Jaya dinilai memiliki nilai strategis, mengingat wilayah tersebut berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan berada dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 572.
Dengan potensi geografis tersebut, kawasan pesisir Aceh Jaya memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap nasional. Oleh karena itu, pembangunan permukiman nelayan yang tertata dan layak huni diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, tetapi juga memperkuat perlindungan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Jaya, Masri, serta Konsultan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, Abdul Rozak.**














