PWI Aceh Jaya Terima Mahasiswa Magang dari UTU Meulaboh

Redaksi
Ketua PWI Aceh Jaya Hendra bersama Dosen UTU Meulaboh Aceh Barat Al Zuhri memperlihatkan MoU kerjasama bidang mahasiswa magang Selasa (1/2).

Habakini | Aceh Jaya – Universitas Teuku Umar Meulaboh Kabupaten Aceh Barat menjalin kerjasama bidang pendidikan lapangan mahasiswa magang dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (1/2/2022).

Ketua PWI Aceh Jaya Hendra mengatakan  Persatuan Wartawan Indonesia bukan hanya wadah tempat berkumpulnya para insan media (wartawan) juga menjadi sebagai tempat implementasi ilmu bagi para mahasiswa terutama bidang Komunikasi.

“Memang ini merupakan kerja sama perdana kita dengan pihak Universitas Teuku Umar (UTU) dan ini  akan terus berlanjut karena tugas mendidik itu tidak hanya didapatkan di Sekolah atau pun Universitas namun juga implementasi di lapangan,” kata Ketua PWI Aceh Jaya Hendra, Selasa.

Menurut dia kerja sama yang telah terbangun tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan sumber daya manusia di perguruan tinggi tersebut.

Dosen Ilmu Komunikasi UTU, Al Zuhri mengatakan program magang tersebut merupakan bagian dari konsep Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang diusung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Kegiatan ini juga merupakan ikhtiar kampus, fakultas, dan program studi untuk mendorong mahasiswa familiar dan terbiasa dengan realita dunia kerja,” katanya.

Ia mengatakan program tersebut dipandang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa baik dalam hard skills maupun soft skills, sehingga ketika mereka lulus nantinya benar-benar telah siap terjun dan cepat beradaptasi dengan situasi dunia kerja yang ada.

Ia menambahkan program magang tersebut merupakan pemenuhan standar Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi poin dua yakni mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus salah satunya dengan program magang.

Program tersebut mengusung konsep learning by doing yakni proses belajar berjalan sambil melakukan sesuatu yang nyata dalam kehidupan.

“Kami berharap mahasiswa memiliki pengalaman aktual, empiris, dan faktual dalam proses belajar yang ditempuh,” pungkasnya.

Penulis : tim redaksi
Editor : Redaksi