Pemilu  

Bawaslu Goes To School Al Anshar dalam Rangka Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula

Redaksi

Habakini | Aceh Jaya – Panwaslih Kabupaten Aceh Jaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum Tahun 2024 bagi Pemilih Pemula dengan Tema “Bawaslu Goes To School dalam Mewujudkan Kemandirian Voting Behavior Bagi Pemilih Pemula pada Pemilu Tahun 2024”.

Kegiatan tersebut berlangsung di SMA Yayasan Al Anshar Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya pada Senin, 20 November 2023 yang diisi oleh Bapak Zahri selaku narasumber dari kota Banda Aceh yang merupakan salah satu guru bidang Ilmu Politik pada salah satu MTsN di kota Banda Aceh.

Adapun yang menjadi sasaran peserta dari kegiatan tersebut adalah siswa yang secara usia sudah memenuhi syarat sebagai pemilih pemula, yaitu berjumlah 30 orang siswi kelas tiga SMA Yayasan Al Anshar.

Ketua Panwaslih Aceh Jaya, Muhammad Afzal menyampaikan pentingnya bagi pemilih pemula mengetahui dan memahami tahapan-tahapan pemilu dan ikut serta dalam melakukan pengawasan partisipatif, salah satunya dengan memastikan diri masing-masing sudah terdaftar dalam DPT.

“Sekarang sudah mudah, adek-adek peserta pemilih pemula bisa melakukan pengecekan DPT secara online, untuk mengetahui apakah diri kita sudah terdaftar dalam DPT atau belum, karena itu hak kita, dan bagian dari pengawasan partisipatif,” ungkap Afzal.

Sementara itu, Zahri selaku pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan, pemilu merupakan sarana mengekplorasi kedaulatan rakyat melalui pemilihan umum untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang dipilih secara langsung oleh rakyat.

Para pemilih pemula kata Zahri, perlu mengetahui dan memahami hal-hal yang berhubungan dengan pemilu, salah satunya Tetang hak pilih. Setiap warga negara Indonesi yang telah memasuki usia 17 tahun atau sudah menikah maka memiliki hak untuk menjadi pemilih dalam pemilu. Suara seorang pemilih pemula dengan suara seorang profesor itu dihitung sama.

Kemudian, pemilih pemula perlu dibekali materi tentang ilmu kepemiluan, supaya dapat menyangkal isu Hoaks, money politic, black compaign, Politik identitas sehingga tidak menjadi sasaran praktik politik yang tidak sehat.

Disamping itu, Hendri selaku Kordiv HP2H Panwaslih Kabupaten Aceh jaya menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Panwaslih Kabupaten Aceh Jaya kepada pemilih pemula.

Sebagaimana diketahui, siswa kelas tiga SMA menjadi pemilih pemula dalam pemilu maka sangat rentan menjadi korban praktik politik yang tidak sehat, diintervensi, dan tergiring dengan isu hoaks.

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman secara umum kepada pemilih pemula yang berhubungan dengan kepemiluan, di antaranya gambaran tentang aktivitas dalam setiap tahapan pemilu, tentang hak pilih, dan untuk menjadi pemilih yang mandiri dalam menentukan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 nantinya.

Amatan media ini dilokasi, Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada pemateri pada sesi diskusi berlangsung, [].

Penulis : Redaksi
Editor : Redaktur
Sumber : Panwaslih Aceh Jaya